Observasi Perdana, Kades Kepundungan Harap Mahasiswa Tinggalkan Jejak Manfaat
BANYUWANGI — Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) resmi mengawali langkah pengabdiannya dengan melaksanakan kegiatan observasi lapangan di Desa Kepundungan, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi momen pertama mahasiswa menginjakkan kaki secara resmi di desa lokasi pengabdian, sekaligus membangun jembatan komunikasi awal antara tim mahasiswa dan pemerintah desa setempat.
Observasi yang berlangsung di kantor Desa Kepundungan ini berjalan dalam suasana yang hangat dan penuh antusias. Tim Kelompok 2 KKN-PPM hadir didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Eka Ramiati, M.Pd., yang memastikan seluruh proses observasi berjalan sesuai dengan tujuan akademik dan program pengabdian yang telah direncanakan.
Disambut Hangat Kepala Desa
Kedatangan tim mahasiswa disambut langsung oleh Kepala Desa Kepundungan, Bapak Baitu Rohim, beserta sejumlah perangkat desa. Dalam pertemuan tersebut, Bapak Baitu Rohim mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap kehadiran program KKN-PPM di wilayahnya. Ia menekankan bahwa program KKN yang berbasis Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) memiliki nilai yang jauh lebih besar dibandingkan program KKN konvensional, karena berorientasi pada dampak yang nyata dan berkelanjutan.
Bapak Baitu Rohim menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban akademik semata, melainkan harus mampu menjadi agen perubahan yang meninggalkan jejak positif di kehidupan masyarakat desa. Ia pun menyampaikan harapan besarnya secara langsung kepada seluruh anggota Kelompok 2.
“Harapan saya, setiap materi dan teori dapat diaplikasikan kepada masyarakat. Dengan begitu, kehadiran mahasiswa bisa memberikan manfaat dan dikenang oleh masyarakat,” ujar Baitu Rohim.
Program Berkelanjutan Jadi Kunci
Pernyataan Kepala Desa tersebut sekaligus menggarisbawahi pentingnya konsep program berkelanjutan dalam pelaksanaan KKN-PPM. Bapak Baitu Rohim berharap program-program yang dirancang mahasiswa nantinya tidak berhenti begitu saja setelah masa KKN usai, melainkan mampu terus hidup dan dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Kepundungan dalam jangka panjang.
Semangat itu pula yang mendorong pemerintah desa untuk membuka pintu seluas-luasnya bagi Kelompok 2 KKN-PPM agar dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat, menggali permasalahan yang ada, serta merancang solusi yang tepat sasaran dan berakar dari kebutuhan nyata warga.
Pemetaan Awal Potensi Desa
Selain audiensi bersama kepala desa, kegiatan observasi ini juga dimanfaatkan oleh tim mahasiswa untuk mulai memetakan kondisi sosial, budaya, dan potensi yang dimiliki Desa Kepundungan. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab bersama perangkat desa, sejumlah informasi penting berhasil dihimpun sebagai bahan awal penyusunan program kerja.
DPL Ibu Eka Ramiati, M.Pd. turut memberikan arahan agar mahasiswa mampu menerjemahkan setiap temuan di lapangan menjadi program kerja yang terstruktur, terukur, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia menegaskan bahwa KKN-PPM bukan sekadar agenda akademik, melainkan ruang nyata bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa ilmu yang dipelajari di bangku kuliah memiliki daya guna yang sesungguhnya di tengah kehidupan masyarakat.
Komitmen Kelompok 2
Dengan bekal motivasi dan arahan yang diterima pada hari pertama observasi ini, seluruh anggota Kelompok 2 KKN-PPM menyatakan komitmennya untuk menjalankan program pengabdian secara serius dan penuh tanggung jawab. Mereka berharap setiap program yang akan dilaksanakan di Desa Kepundungan dapat benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat, sejalan dengan harapan yang telah disampaikan oleh Bapak Kepala Desa Baitu Rohim.
Kegiatan observasi ini menandai babak baru perjalanan Kelompok 2 KKN-PPM, sebuah perjalanan yang tidak hanya diukur dari seberapa banyak program yang terlaksana, tetapi dari seberapa dalam manfaat yang mampu dirasakan dan dikenang oleh masyarakat Desa Kepundungan.
Reporter: Tim Kelompok 2 (Desa Kepundungan) KKN-PPM UNIIB
