Observasi Perdana di Desa Tampo: Langkah Awal Mengetahui Kondisi Umum Masyarakat
BANYUWANGI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Bey Arifin Sidon, M.Pd. gelar observasi awal di Kantor Desa Tampo pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Kepala dan Sekretaris Desa, Hasim Ashari dan Moh. Amrul Karim.
Observasi lapangan di Kantor Desa Tampo sebagai langkah awal untuk mengetahui dan mengidentifikasi kondisi umum masyarakat Desa Tampo, potensi desa, serta berbagai permasalahan yang dihadapi warga. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar penyusunan program kerja KKN selama masa pengabdian di Desa Tampo. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Tampo dengan melakukan diskusi dan wawancara langsung bersama perangkat desa. Mahasiswa juga memperoleh informasi mengenai kondisi sosial, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan masyarakat setempat.
Kepala Desa Tampo, Bapak Hasim Ashari, menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN. Ia berharap dengan adanya kegiatan mahasiswa KKN bisa memberikan dampak positif terhadap masyarakat.
“Kami berharap dengan adanya mahasiswa KKN dari Universitas Islam Ibrahimy ini dapat membantu mengembangkan potensi desa dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Tampo, Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi kalian (mahasiswa) untuk belajar berinteraksi dan berbaur dengan masyarakat secara langsung. ” ujar Kepala Desa Tampo.
Sekretaris Desa Tampo, Bapak Moh. Amrul Karim, juga menegaskan bahwa pihak desa akan berupaya menjembatani pelaksanaan program KKN serta memberikan arahan terkait program kerja mahasiswa yang akan disosialisasikan kepada masyarakat Desa Tampo.
Sementara itu, Koordinator KKN Kelompok 12, Moh. Sifa’ Mashudi, menyampaikan bahwa gelar observasi ini merupakan Langkah awal untuk mengetahui kondisi umum masyarakat desa tampo.
“Melalui observasi perdana ini, kami ingin mengetahui kondisi umum masyarakat Desa Tampo sebagai gambaran awal untuk menyusun program kerja yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Observasi ini tidak hanya dilakukan di kantor desa, tetapi juga akan kami lanjutkan ke tingkat dusun, RT/RW, hingga bertemu langsung dengan warga agar kami bisa memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara lebih mendalam,” ujar Syifa.
Digelarnya kegiatan observasi perdana, mahasiswa KKN Kelompok 12 UNIIB 2026 memperoleh berbagai informasi awal yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Desa Tampo. Program-program yang dirancang nantinya diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Selain itu, mahasiswa KKN berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa, kepala dusun, RT/RW, serta berbagai elemen masyarakat guna memastikan setiap program yang dilaksanakan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan KKN di Desa Tampo diharapkan dapat menjadi wadah pengabdian yang memberikan dampak positif bagi pembangunan desa sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami kehidupan bermasyarakat secara langsung.
