Mahasiswa KKN UNIIB Desa Kradenan Dampingi Pengajian Ahad Pon dan Santunan Yatim Piatu di Dusun Kopen

BANYUWANGI – Mahasiswa Kerja Nyata (KKN) kelompok 20 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi melakukan pendampingan kepada masyarakat Dusun Kopen, Desa Kradenan dalam kegiatan pengajian Ahad Pon dan santunan anak yatim piatu. Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program kerja unggulan KKN kelompok 20 yang telah dilaksanakan pada minggu pertama.

Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan membantu masyarakat mempersiapkan berbagai keperluan acara, mulai dari penyiapan tempat, konsumsi, hingga susunan acara. Acara utama dilaksanakan di Musholla Thoriqul Huda pada malam hari, terbagi menjadi dua sesi: acara manaqib dan acara inti berupa pengajian serta santunan anak yatim piatu yang berlangsung dari pukul 18.00  – 22.30.

Sekitar 400 jamaah hadir dalam kegiatan yang digelar pada Sabtu (19/7/25) ini, terdiri dari kepala dusun, pengurus ranting 5 NU Desa Kradenan, dan seluruh warga Dusun Kopen. Berdasarkan informasi yang diperoleh mahasiswa KKN kelompok 20, kegiatan ini merupakan rutinitas bulanan yang diselenggarakan secara bergilir di 12 musholla yang ada di Dusun Kopen. Namun, untuk pertama kalinya di Musholla Thoriqul Huda, acara ini dihadiri jamaah dalam jumlah yang sangat besar berkat partisipasi aktif mahasiswa KKN Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi.

“Biasanya disini gak pernah banyak mbak, baru kali ini alhamdulillah banyak,” ujar salah seorang warga setempat.

Santunan diberikan kepada anak-anak yatim piatu dengan harapan dapat meringankan beban serta meningkatkan kebahagiaan mereka di bulan Muharram yang penuh berkah ini. Ketua panitia acara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“… Terimakasih kepada anak-anak KKN Ibrahimy yang telah mau direpotkan dari pagi hingga malam ini…,” ungkapnya. Acara ditutup dengan mau’izhah hasanah sekaligus doa dari Ustadz Husna Arif, S.Pd. Dengan semangat dan penuh kasih sayang, mahasiswa KKN kelompok 20 mengharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi yang mendatangkan kebaikan bagi masyarakat di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas