MAHASISWA KKN-PPM LAKSANAKAN SEMINAR PARENTING ISLAMI UNTUK PKK, FATAYAT DAN MUSLIMAT DI BALAI DESA TAPANREJO
Banyuwangi, 3 Agustus 2025 – Bertempat di Balai Desa Tapanrejo, mahasiswa Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) Banyuwangi menggelar seminar parenting bertajuk “Optimalisasi Program Kerja” yang ditujukan khusus untuk anggota PKK dan Fatayat desa setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, dengan misi memberdayakan perempuan dan memperkuat peran keluarga di tingkat desa.
Seminar ini mengangkat isu-isu aktual mengenai pola asuh dan pengembangan karakter anak sebagai fondasi utama dalam mewujudkan keluarga harmonis dan masyarakat maju. Seluruh rangkaian ac ara dimulai dengan sambutan oleh Ketua PKK Desa Tapanrejo, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan organisasi perempuan dalam pembangunan desa.
Mahasiswa UNIIB menghadirkan pemaparan mendalam terkait:
– Strategi pola asuh anak di era digital, mengedukasi ibu-ibu PKK dan Fatayat agar bijak dalam mendampingi anak menggunakan teknologi.
– Teknik komunikasi efektif dalam keluarga untuk membangun hubungan harmonis antara orang tua dan anak.
– Peran PKK dan Fatayat sebagai agen perubahan sosial, dengan contoh nyata program-program inovatif yang dapat direplikasi di tingkat desa.
Peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab interaktif, di mana mereka bebas berkonsultasi atas permasalahan nyata yang dihadapi dalam keluarga maupun organisasi.
Tidak hanya berhenti pada transfer ilmu, kegiatan ditutup dengan workshop sederhana yang mengajak peserta membuat rencana aksi nyata untuk program kerja PKK dan Fatayat mendatang, sekaligus pemberian sertifikat penghargaan bagi partisipan terbaik. Pihak panitia juga mendokumentasikan semangat kebersamaan ini dalam sesi foto bersama yang penuh kehangatan dan kebersamaan.
Keterlibatan mahasiswa UNIIB diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus pendorong terciptanya lingkungan desa yang lebih baik, dengan perempuan sebagai motor penggeraknya. Acara ini sukses mempererat sinergi antar generasi serta menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan di pedesaan.
