AUDIENSI KKN 02 X DLH MENCIPTAKAN PELUANG BESAR UNTUK KSM RESIK DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
Banyuwangi, 19 Agustus 2025. Kelompok KKN-PPM 02 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) yang tengah menjalankan program pengabdian di Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, mendampingi Kumpulan Swadaya Masyarakat (KSM) RESIK dalam audiensi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi. KSM RESIK merupakan komunitas lokal Unit Bumdes Kedungringin yang bergerak aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan limbah organik non-organik.
Audiensi yang berlangsung di kantor DLH Banyuwangi ini menjadi wadah penting bagi KSM RESIK untuk menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi di lapangan. Beberapa isu yang diangkat meliputi keterbatasan sarana pengangkutan sampah, minimnya edukasi masyarakat tentang pemilahan sampah, serta belum optimalnya dukungan regulasi terhadap gerakan swadaya masyarakat dalam bidang kebersihan.
Syehnur Bongkar Pamungkas, Ketua Kelompok KKN-PPM 02 UNIIB, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berdialog langsung dengan pihak DLH. “Kami sangat bersyukur bisa menyampaikan aspirasi dan kendala yang dialami oleh KSM RESIK. Semoga melalui audiensi ini, ada sinergi yang lebih kuat antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Ibunda Yani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa KKN-PPM 02 UNIIB yang fokus pada isu lingkungan. “Terima kasih kepada adik-adik KKN Ibrahimy yang telah peduli terhadap persoalan sampah. Ini adalah bentuk kepedulian yang sangat kami hargai, apalagi di wilayah yang masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan limbah,” ungkapnya.
Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif. Komunikasi interaktif antara mahasiswa, KSM RESIK, dan jajaran DLH terjalin dengan khidmat, membahas berbagai solusi yang memungkinkan untuk diterapkan di tingkat desa. Beberapa ide inovatif seperti bank sampah, manajemen sampah secara ekonomi dan pelatihan pemilahan sampah berbasis komunitas turut mengemuka dalam pertemuan tersebut.
Bapak Djadmiko, Kepala Divisi Kebersihan DLH Banyuwangi, turut menyampaikan apresiasi terhadap gerakan KKN-PPM 02 UNIIB. “Kami sangat senang bisa berkolaborasi. Terima kasih telah membangun komunikasi yang baik dengan kami. Ini sejalan dengan tugas pokok dan fungsi kami dalam mendukung gerakan kebersihan berbasis masyarakat,” tuturnya.
Beliau juga memberikan jawaban yang solutif dan inovatif atas berbagai pertanyaan yang diajukan oleh Mahasiswa dan KSM Resik saat audiensi. Beberapa solusi yang ditawarkan antara lain penguatan kelembagaan KSM, akses bantuan alat kebersihan, serta peluang kemitraan dengan sektor swasta dalam pengelolaan sampah. Semoga langkah ini menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang yang berdampak nyata bagi lingkungan Desa Kedungringin dan sekitarnya.
