MAHASISWA KKN-PPM UNIIB PRODI PIAUD SUKSES GELAR WORKSHOP BAHAYA GADGET PADA ANAK USIA DINI DI ILP KELINCI
Banyuwangi – Pada hari Rabu, 13 Agustus 2025, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) telah berhasil melaksanakan program kerja berupa workshop tentang bahaya gadget pada anak usia dini. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dilaksanakan di Integrasi Layanan Primer (ILP) Kelinci dan mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan workshop yang sangat informatif ini, para mahasiswa KKN turut menghadirkan dua narasumber yang sangat kompeten di bidangnya. Narasumber pertama adalah Ibu Fitriatul Masruroh, M.Psi., Psikolog yang merupakan seorang psikolog profesional sekaligus dosen di UNIIB. Narasumber kedua adalah Ibu Robisha Zarifa Riba’ah A, M.Pd yang memiliki peran ganda sebagai dosen pembimbing lapangan kelompok 20 dan juga sebagai dosen di UNIIB. Kehadiran kedua narasumber yang berpengalaman ini memberikan bobot akademis dan praktis yang tinggi bagi kegiatan workshop tersebut.
Materi yang disampaikan dalam workshop ini sangat komprehensif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Para narasumber dengan detail menjelaskan seberapa penting pencegahan penggunaan gadget pada anak usia dini dan menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak usia dini. Selain memberikan pemahaman tentang dampak negatif gadget, narasumber juga secara proaktif memberikan solusi berupa antisipasi kegiatan yang menyenangkan tanpa gadget, sehingga para orang tua memiliki alternatif kegiatan yang dapat dilakukan bersama anak-anak mereka.

Salah satu pesan yang sangat berkesan dari Bu Fitri adalah anjuran agar orang tua di rumah memberikan waktu quality time tanpa gadget bersama anak setiap harinya minimal selama 15 menit. Beliau juga memberikan tips praktis agar orang tua tidak bermain gadget sebelum tidur ketika sedang bersama anak, mengingat pentingnya momen-momen tersebut untuk membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak.
Workshop yang berlokasi di Dusun Kopen ini diikuti dengan penuh antusiasme oleh para ibu-ibu dan para lansia yang merupakan sasaran utama program ILP Kelinci. Antusiasme peserta terlihat jelas dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan dan berdiskusi selama sesi berlangsung. Kegiatan ini dirancang dengan sistematis, dimana acara diawali dengan pelaksanaan posyandu terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan workshop utama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dari pukul 8.00 pagi hingga 11.30 siang, memberikan waktu yang cukup untuk penyampaian materi dan diskusi interaktif.
Harapan besar para mahasiswa KKN dengan terselenggaranya kegiatan ini adalah agar masyarakat, terutama para ibu yang memiliki peran sangat penting dalam perkembangan anak, dapat menjadi lebih bijak dalam menggunakan dan mengatur penggunaan gadget pada anak-anak mereka. Para mahasiswa berharap workshop ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi pola pengasuhan di masyarakat.

Sebagai tindak lanjut yang sangat positif dari kegiatan ini, pmahasiswa PIAUD kelompok 20 telah merencanakan langkah konkret untuk keberlanjutan program. Mereka akan dibantu oleh teman-teman sesama mahasiswa untuk membentuk satuan tugas (satgas) di ILP Kelinci. Pembentukan satgas ini bertujuan agar kegiatan workshop serupa dapat terus dilanjutkan oleh pihak ILP Kelinci secara mandiri, sehingga manfaat dari program ini dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang dan berkelanjutan.
