UNIIB SABET PENGHARGAAN DI ARJUNU AWARD
SURABAYA – Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) sabet capaian membanggakan di bidang publikasi ilmiah, melalui salah satu jurnal unggulan yang dikelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang ARJUNU Award yang diselenggarakan oleh Asosiasi Relawan dan Pengelola Jurnal Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (ARJUNU). Ajang penghargaan ini terlaksana pada, Selasa siang (10/2/26) bertempat di Auditorium Lantai 9 Kampus B Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
Penghargaan tersebut diraih oleh MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam, yang dinobatkan sebagai peraih peringkat akreditasi Sinta 2. Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan UNIIB dalam mengelola jurnal ilmiah secara profesional, berkelanjutan, dan sesuai dengan standar nasional akreditasi jurnal.

Riza Faishol, M.Pd., pengelola Jurnal Ilmiah LPPM UNIIB menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut,
“Alhamdulillah salah satu jurnal UNIIB mendapat apresiasi dari ARJUNU yang menunjukkan komitmen kuat dari tim Pusat Penelitian dan Publikasi LPPM UNIIB dalam bidang publikasi ilmiah di Indonesia. Semoga tim kami semakin solid serta mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak baik pimpinan lembaga, editor, reviewer dan author agar ke depan kualitasnya semakin baik”, ucapnya saat diwawancarai.
Ketua LPPM UNIIB, Amir Mahmud, M.A., turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diraih.
“Alhamdulillah, salah satu jurnal LPPM UNIIB memperoleh penghargaan ARJUNU Award untuk kategori peraih peringkat akreditasi Sinta 2, yakni MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam”, ungkapnya.
Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pengelola jurnal, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika UNIIB untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Keberhasilan MUMTAZ dinilai sebagai hasil dari kerja kolektif, konsistensi pengelolaan jurnal, serta komitmen terhadap peningkatan mutu akademik.
Lebih lanjut, Ketua LPPM UNIIB berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik bagi jurnal-jurnal lain di lingkungan UNIIB untuk terus berbenah dan berkembang.
“Harapan saya, pada tahun-tahun selanjutnya jurnal-jurnal UNIIB yang lain juga dapat memperoleh penghargaan serupa. Hal ini penting demi meningkatkan grade dan kredibilitas jurnal ilmiah UNIIB dalam bidang publikasi”, tambahnya.
Ia juga menegaskan optimisme terhadap masa depan publikasi ilmiah di UNIIB. Dengan pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan institusi, bukan tidak mungkin jurnal-jurnal UNIIB mampu menembus level yang lebih tinggi.
“Kami juga berharap ke depan akan ada jurnal UNIIB yang mampu meraih reputasi internasional”, ujarnya.

Penghargaan ARJUNU Award ini sekaligus memperkuat posisi UNIIB sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah berkualitas, khususnya di bidang pendidikan dan keislaman.
