Observasi Kedua dengan Lintas Kepala Dusun, Mahasiswa KKN-PPM Temukan Potensi UMKM Batik di Desa Tampo
BANYUWANGI – Pada hari selasa (16/06/26), telah dilaksanakan kegiatan Observasi Kedua tingkat kewargaan oleh Mahasiswa KKN-PPM kelompok 12 Universitas Ibrahimy Banyuwangi di wilayah Desa Tampo. Sebagai Langkah lanjutan untuk mendalami karakteristik masyarakat dan memetakan potensi wilayah secara spesifik.
Mahasiswa KKN-PPM kelompok 12 menggelar observasi kedua yang berfokus pada tingkat kewargaan lintas kepala dusun di Desa Tampo. Kegiatan lapangan bertajuk “Gali kewargaan” ini dipimpin langsung oleh kordinator KKN-PPM kelompok 12 Moh. Sifa’ Mashudi, dengan tujuan menghimpun aspirasi dari akar rumput Guna penyusunan Program kerja yang tepat sasaran dan berdampak berkelanjutan. Langkah ini di ambil sebagai bentuk komitmen nyata mahasiswa untuk tidak sekedar merancang program yang bersifat seremonial, melainkan benar-benar berbasis pada kebutuhan mendasar warga setempat.
Alur perjalanan Observasi kewargaan ini diawali dengan kunjungan pertama menuju dusun krajan untuk bersilaturahmi ke kediaman sekretaris Desa Tampo, Bapak Moh. Amrul karim. Pertemuan ini dilakukan guna mematangkan arah koordinasi awal serta meminta pandangan strategis mengenai peta sosial di tingkat kewargaan. Setelah mendapatkan arahan dari sekretaris Desa, Tim mahasiswa KKN-PPM kelompok 12 segera bergeser ke lokasi kedua untuk menemui kepala Dusun Krajan, Bapak Moh. Anwar memaparkan berbagai kondisi demografi, potensi lokal, serta tantangan sosial ekonomi yang dihadapi oleh warga Dusun krajan saat ini.
Kepala Dusun Tampo, Bapak mohammad anwar, menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN. Ia berharap dengan adanya kegiatan mahasiswa KKN bisa memberikan Program positif yang bisa berkelanjutan terhadap masyarakat.
“Kami berharap dengan adanya mahasiswa KKN dari Universitas Islam Ibrahimy ini dapat membantu permasalahan pada dusun kami. Dan programnya bisa ngenah dan berkelanjutan pada masyarakat. Sehingga bisa memberikan kesan terhadap dusun krajan. ” ujar Kepala Dusun Krajan Desa Tampo.
Tidak berhenti disitu, mahasiswa KKN-PPM UNIIB kemudian melanjutkan perjalanan observasi menuju wilayah lain dengan mengunjungi rumah kepala dusun Simbar 2, Bapak Sukses. Dari Kunjungan ini, Tim Mahasiswa berhasil menemukan salah satu potensi besar tersembunyi yang ada di wilayah tersebut, yakni potensi sektor Usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerajinan Batik.
Untuk melihat langsung proses produksi dan menggali potensi pengembangannya, mahasiswa KKN diantarkan langsung oleh Bapak Sukses selaku kepala Dusun Simbar 2 menuju lokasi perajin batik setempat. Kehadiran Bapak Sukses yang mendampingi langsung ke lapangan memberikan ruang diskusi yang sangat produktif antara mahasiswa, pihak kewargaan, dan pelaku usaha.
