Hadiri Undangan Kades di Tampo Fair, Mahasiswa KKN-PPM Perkuat Observasi Lingkungan Melalui Survei Pengelolaan Sampah
BANYUWANGI – Dalam rangka memperdalam pemetaan kondisi sosial dan lingkungan masyarakat, Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 12 Universitas Ibrahimy Banyuwangi melaksanakan Observasi Ketiga tingkat kewargaan di Desa Tampo pada Jumat (26/06/2026). Kegiatan ini bertujuan menggali potensi serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang ada sebagai dasar penyusunan program kerja yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Rangkaian observasi diawali dengan memenuhi undangan Kepala Desa Tampo untuk menghadiri kegiatan tahunan Tampo Fair. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN-PPM turut berpartisipasi dalam kegiatan senam bersama masyarakat, khususnya ibu-ibu Desa Tampo. Selain menjadi bagian dari kemeriahan acara, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana membangun kedekatan dan mempererat hubungan dengan masyarakat setempat.

Usai mengikuti pembukaan Tampo Fair, mahasiswa melanjutkan agenda observasi ke Dusun Krajan untuk melakukan survei mengenai sistem pengelolaan sampah. Kegiatan tersebut didampingi oleh Koordinator KKN-PPM Kelompok 12, Moh. Sifa’ Mashudi, serta Bapak Supriyono selaku Koordinator Pengelola Sampah Dusun Krajan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berdialog langsung dengan pengelola sampah mengenai sistem pengelolaan yang telah diterapkan. Salah satu pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan keberadaan bank sampah atau fasilitas khusus untuk menampung sampah yang telah dipilah berdasarkan jenisnya.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Bapak Supriyono menjelaskan bahwa hingga saat ini belum tersedia bank sampah khusus di wilayah tersebut.
“Selama 9 tahun ini belum ada tempat untuk jenis-jenis sampah seperti bank sampah botol. Selama ini sampah saya terima dalam keadaan sudah dipilah oleh warga. Jika masih ada yang tercampur, saya sendiri yang memilahnya,” jelas Bapak Supriyono.
Informasi tersebut menjadi temuan penting bagi mahasiswa KKN-PPM Kelompok 12. Meskipun kesadaran masyarakat dalam memilah sampah mulai terbentuk, belum adanya fasilitas bank sampah menjadi peluang bagi mahasiswa untuk merancang program edukasi maupun inovasi pengelolaan sampah yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Sebagai penutup rangkaian Observasi Ketiga, mahasiswa melanjutkan koordinasi dengan mengunjungi kediaman Kepala Dusun Simbar 1, Bapak Bahar. Kunjungan ini bertujuan memperluas pemetaan wilayah sekaligus menjalin komunikasi dan menyelaraskan rencana program kerja agar dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat Desa Tampo.
Penulis: Fitanul Hikmah (Divisi Humas KKN-PPM Kelompok 12 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi)
