KETUA LPPM UNIIB SAMPAIKAN USULAN DI RAKOR BAPPEDA BANYUWANGI
BANYUWANGI – Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, M. Amir Mahmud, M.A., menyampaikan sejumlah usulan strategis dalam Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Perguruan Tinggi, yang digelar hari Kamis (27/8/2026) bertempat di Ruang Rapat Lantai I Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh BAPPEDA Kabupaten Banyuwangi dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan Perguruan Tinggi dalam mendukung pengembangan inovasi daerah serta peningkatan daya saing daerah.
Cakupan pembahasan dalam kegiatan tersebut, dibahas empat agenda utama, yakni peningkatan kapasitas ASN melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, identifikasi inovasi kampus yang berpotensi mendukung pembangunan daerah, inventarisasi data Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk memperkuat Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), serta penguatan sinergi kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat termasuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Menanggapi pembahasan tersebut, M. Amir Mahmud, M.A., menegaskan bahwa sinergi antara BAPPEDA dan perguruan tinggi harus dibangun atas prinsip simbiosis mutualisme.
“Sinergi Bappeda dengan perguruan tinggi haruslah simbiosis mutualisme. Bappeda mendapatkan data tentang hasil Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan nama kampus bisa terangkat sehingga memberikan dampak yang positif terhadap kampus dengan bertambahnya peminat calon mahasiswa,” terangnya.
Ia juga mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengutamakan pelibatan peneliti maupun tenaga ahli dari kampus lokal Banyuwangi setiap kali menghadapi permasalahan atau kebutuhan terkait riset dan kepakaran.
“Jika Pemkab mempunyai permasalahan atau kebutuhan tentang peneliti atau tenaga ahli, maka libatkanlah kampus lokal Banyuwangi. Kecuali kampus lokal Banyuwangi tidak sanggup, maka silakan mencari perguruan tinggi di luar,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Amir Mahmud menyatakan kesiapan UNIIB untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan menyediakan narasumber sesuai bidang kepakaran yang dibutuhkan.
“UNIIB siap menyiapkan narasumber kepakaran ilmu yang dibutuhkan Pemda,” pungkasnya.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal terjalinnya kolaborasi yang lebih erat antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan perguruan tinggi di Banyuwangi, khususnya dalam mendukung pengembangan inovasi dan daya saing daerah.
Pewarta: Damayanti
