Mahasiswa KKN-PPM 2026 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi Resmi Diterjunkan, Siap Berkolaborasi Membangun Desa
BANYUWANGI – Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi secara resmi menerjunkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2026 ke 19 desa dari 4 kecamatan yang ada di Banyuwangi antaranya: kecamatan Srono,cluring, Gambiran dan Kalipuro. Pengabdian ini di mulai pada tanggal 15 Juli 2026 sampai dengan 24 Agustus 2026. Kegiatan penerjunan ini menjadi awal pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan melalui berbagai program pemberdayaan, pendidikan, sosial, keagamaan, kesehatan, lingkungan, dan penguatan potensi desa.
Penerjunan mahasiswa diawali dengan kegiatan seremonial yang dihadiri oleh pimpinan universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, dosen pembimbing lapangan (DPL), pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa peserta KKN-PPM.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan mahasiswa dari pihak universitas kepada pemerintah desa sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pengabdian di wilayah masing-masing.
Program KKN-PPM merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta kepekaan sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Selama pelaksanaan KKN-PPM, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat setempat. Program tersebut meliputi pendampingan pendidikan bagi anak-anak, penyuluhan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, digitalisasi administrasi desa, penguatan literasi, pembinaan keagamaan, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya yang disesuaikan dengan potensi dan karakteristik desa.
Kehadiran mahasiswa KKN-PPM diharapkan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Selain membantu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, kegiatan ini juga menjadi media kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan program-program yang berkelanjutan. Bagi mahasiswa, KKN-PPM menjadi sarana pembelajaran kontekstual untuk memahami dinamika kehidupan masyarakat sekaligus mengasah kemampuan dalam memecahkan berbagai persoalan secara langsung di lapangan.
Penyusun: Tim KKN-PPM 2026 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi Kelompok 6
