SINERGI BANGUN UMKM: MAHASISWA KKN-PPM UNIIB GANDENG KEPALA DESA, GUNA FASILITASI SERTIFIKASI HALAL DAN PEMBUATAN NIB
BANYUWANGI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 Universitas Islam Ibrahimi Banyuwangi Tahun 2026 menggelar pertemuan strategis dengan kepala Desa,pada 17 Juli 2026, Pertemuan ini berfokus pada program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa setempat, khususnya dalam hal legalitas usaha.
Legalitas usaha kini menjadi salah satu pilar krusial bagi keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat naik kelas dan memperluas pangsa pasar. Menyadari pentingnya hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 Universitas Islam Ibrahimi Banyuwangi Tahun 2026 mengambil langkah konkret dengan menginisiasi program kerja fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Sertifikasi Halal gratis bagi para pelaku usaha di tingkat desa.
Dalam mewujudkan program kerja tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 13 membawa inisiatif dengan menghadirkan Bapak Iskandar, seorang Fasilitator Sertifikasi Halal yang juga bertugas mendampingi proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Menariknya, kolaborasi ini terasa sangat istimewa dan penuh kekeluargaan. Pasalnya, Bapak Iskandar merupakan salah satu alumni Universitas Islam Ibrahimi Banyuwangi.
“Pada intinya jangan pernah Minder dengan yang lain, saya juga termasuk alumni ibrahimiy dulu Ketika masih Bernama STAI, saya termasuk Angkatan tahun 2003,” Ujar Bapak Iskandar.
Kehadirannya tidak hanya sebagai pemateri dan fasilitator profesional, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian nyata seorang alumni yang mendukung penuh juniornya di lapangan. Beliau juga menjelaskan bahwa proses pengajuan NIB dan Sertifikasi Halal melalui jalur Self Declare sebenarnya tidak rumit, asalkan para pelaku usaha didampingi dengan benar. Melalui kerja sama ini, mahasiswa KKN akan bertugas membantu proses inventarisasi data pelaku usaha, mengunggah dokumen pendukung ke sistem OSS (Online Single Submission), hingga pengajuan ke BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal).
Pemerintah Desa plampangrejo memberikan apresiasi serta dukungan atas diadakannya program kerja ini, program kerja ini dinilai sangat tepat sasaran dan menjawab langsung kebutuhan mendasar warga yang sebagian besar menggantungkan hidupnya dari sektor industri rumah tangga dan kuliner lokal.
“Kami sangat mendukung program kerja dari mahasiswa KKN Kelompok 13 ini. Masalah izin usaha dan sertifikasi halal seringkali menjadi momok yang dianggap sulit oleh warga kami. Dengan adanya pendampingan langsung seperti ini, ekonomi kreatif di desa kami akan tumbuh dan produk warga bisa masuk ke pasar swalayan maupun platform digital dengan aman,” ungkap bapak yudi selaku kepala desa plampangrejo.
Melalui pertemuan awal ini, disepakati bahwa dalam beberapa hari ke depan akan diadakan pertemuan massal sekaligus pelayanan langsung di tempat (on-the-spot) bagi warga desa yang ingin mendaftarkan usahanya. Mahasiswa KKN Kelompok 13 bersama Bapak Iskandar berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga seluruh target UMKM di desa tersebut berhasil mendapatkan legalitas usahanya secara resmi dan gratis.
Pewarta: Akid Waliyudin
