Sinergi KKN PPM 09 Desa Sraten dan Masyarakat dalam Agenda Bakti Sosial Renovasi Hunian
BANYUWANGI – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terpancar jelas di Dusun Sukodadi Genting, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pada Minggu (19/07/2026), para mahasiswa peserta KKN PPM Kelompok 09 berkolaborasi dengan masyarakat setempat menggelar aksi gotong royong untuk memperbaiki salah satu rumah warga yang mengalami kerusakan berat.
Koentjaraningrat adalah bapak antropologi Indonesia yang pernah membahas tentang aksi gotong royong. Dalam pemikirannya, Koentjaraningrat mengklasifikasikan gotong royong ke dalam konsep yang sangat terstruktur. Menurutnya, gotong royong bukan sekadar kerja bakti massal, melainkan sebuah sistem pengerahan tenaga kerja tambahan dari luar keluarga yang berakar dari masyarakat agraris (pertanian) di Indonesia. Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Gramedia Pustaka Utama.
Aksi sosial ini telah direncanakan secara matang, di mana sebelum hari pelaksanaan, mahasiswa bersama pihak dusun telah mengundang warga sekitar secara persuasif untuk turut berpartisipasi. Pendekatan ini terbukti efektif menarik antusiasme puluhan warga yang hadir sejak pagi hari demi membantu sesama.
Kegiatan diawali dengan momen keakraban berupa sarapan bersama di sekitar lokasi. Setelah stamina terisi dan koordinasi pembagian tugas selesai, agenda utama perbaikan rumah langsung dipacu. Dengan membagi peran antara pengangkutan material dan pengerjaan struktur bangunan, proses renovasi berjalan dengan cepat dan efisien. Kehadiran mahasiswa KKN PPM 09 di tengah-tengah masyarakat ini diharapkan tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta merawat tradisi gotong royong di Desa Sraten.
Pewarta: Azkal Azkia
