MAHASISWA GELAR SURVEI DI TK PARIJATAH KULON, MATANGKAN PROGRAM PEMBERDAYAAN LEWAT KERAJINAN KAWAT BULU
BANYUWANGI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi di Desa Parijatah Kulon mengambil langkah awal yang terukur untuk memberdayakan masyarakat sekitar, khususnya kalangan ibu-ibu. Sebagai tahap awal dari program kerja (proker) pemberdayaan ekonomi kreatif, para mahasiswa menggelar survei dan dialog interaktif langsung di salah satu Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Parijatah Kulon, pada Senin (20/07/2026).
Langkah ini menyasar para ibu rumah tangga yang sedang meluangkan waktu menanti anak-anak mereka menempuh kegiatan belajar mengajar di sekolah. Waktu tunggu yang biasanya hanya diisi dengan mengobrol santai kini dilirik oleh mahasiswa KKN sebagai peluang produktif yang bernilai tambah.
Survei yang dilakukan bertujuan untuk menyelaraskan jadwal kegiatan pemberdayaan dengan ketersediaan waktu para ibu, sehingga program yang dirancang nantinya tidak mengganggu rutinitas domestik mereka.
Selain pendataan waktu luang, mahasiswa juga memperkenalkan rencana pelatihan pembuatan buket dan hiasan dari kawat bulu (pipe cleaner). Sebuah tren kerajinan tangan yang sedang populer, mudah dipelajari, serta memiliki nilai jual yang tinggi untuk berbagai acara seperti wisuda, ulang tahun, hingga pajangan rumah.
“Kami melihat potensi besar dari ibu-ibu yang setiap pagi setia menunggu anak-anaknya di TK. Dibandingkan waktu tersebut terbuang tanpa kegiatan, kami ingin mengisinya dengan pelatihan keterampilan yang menyenangkan sekaligus berpeluang menambah penghasilan keluarga,” ujar Masrohan selaku Kordes KKN Parijatah Kulon.
Kehadiran mahasiswa KKN mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari para orang tua siswa. Banyak dari mereka menyambut baik gagasan tersebut karena dianggap memberikan wadah untuk belajar hal baru tanpa harus meninggalkan kewajiban menjaga anak.
Dari hasil survei ini, tim KKN akan menyusun jadwal serta teknis pelaksanaan pelatihan kerajinan kawat bulu agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Diharapkan melalui keterampilan baru ini, ibu-ibu di Desa Parijatah Kulon dapat lebih berdaya secara kreatif maupun ekonomi.
Pewarta : Tarisah Ap.
