Mahasiswa KKN-PPM 16 UNIIB Gelar Sosialisasi Budidaya Cacing Lumbricus bagi Peternak Sapi di Dusun Jati Sari
Banyuwangi — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) 16 Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Desa Wringinagung melaksanakan kegiatan sosialisasi budidaya cacing Lumbricus di Dusun Jati Sari, Desa Wringinagung, pada Senin (27/07/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai potensi budidaya cacing Lumbricus sebagai salah satu alternatif kegiatan produktif yang dapat dikembangkan oleh masyarakat.
Sosialisasi ini secara khusus ditujukan kepada para peternak sapi di Dusun Jati Sari. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-PPM 16 UNIIB mengundang seluruh peternak sapi yang ada di Dusun Jati Sari agar dapat memperoleh informasi mengenai pemanfaatan budidaya cacing Lumbricus yang berpotensi mendukung kegiatan peternakan maupun pertanian secara berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh mahasiswa KKN-PPM 16 UNIIB bersama masyarakat, seluruh peternak sapi Dusun Jati Sari, serta sejumlah tokoh atau unsur masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memperkenalkan budidaya cacing Lumbricus secara lebih luas kepada masyarakat, mulai dari pengenalan cacing Lumbricus, potensi pemanfaatannya, hingga gambaran mengenai proses pemeliharaan dan pengembangbiakannya.
Budidaya cacing Lumbricus dipandang memiliki potensi untuk dikembangkan karena cacing dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan, salah satunya sebagai penghasil kascing (bekas cacing) yang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk membantu menyuburkan tanah dan mendukung kegiatan pertanian. Selain itu, budidaya cacing juga dapat menjadi alternatif pemanfaatan limbah organik yang tersedia di lingkungan sekitar apabila dikelola dengan tepat. Bagi para peternak sapi, budidaya cacing juga dapat menjadi solusi dalam mengolah kotoran ternak menjadi media budidaya yang bernilai guna sehingga limbah peternakan dapat dimanfaatkan secara lebih produktif.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PPM 16 UNIIB memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan budidaya yang dilakukan secara tepat dan berkelanjutan. Masyarakat diperkenalkan dengan berbagai aspek dasar yang perlu diperhatikan dalam budidaya cacing Lumbricus, seperti pemilihan media, pemeliharaan lingkungan budidaya, pemberian pakan, serta perawatan agar cacing dapat berkembang dengan baik.
Sosialisasi ini juga menjadi sarana diskusi dan bertukar pengetahuan antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui komunikasi secara langsung, masyarakat, khususnya para peternak sapi, dapat memperoleh informasi mengenai peluang dan tantangan dalam mengembangkan budidaya cacing Lumbricus. Sementara itu, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam menerapkan ilmu dan gagasan yang dimiliki untuk menjawab potensi serta kebutuhan masyarakat di lingkungan Desa Wringinagung.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya yang ada di sekitar lingkungan. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat mempertimbangkan budidaya cacing Lumbricus sebagai salah satu kegiatan yang berpotensi dikembangkan secara mandiri dan berkelanjutan, baik untuk mendukung pengelolaan lingkungan maupun sebagai peluang kegiatan ekonomi produktif.
Bagi mahasiswa KKN-PPM 16 UNIIB, kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui transfer pengetahuan dan pemberdayaan berbasis potensi lokal, mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mendorong masyarakat Dusun Jati Sari, khususnya para peternak sapi, untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan sumber daya lingkungan secara produktif dan berkelanjutan.
Penulis: Sunniyatul Kholidiya
