Peluh dan Pelajaran: Kisah Mahasiswa Turun Tangan Packing & Loading di Industri Arang
Banyuwangi — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 02 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) turun langsung membantu proses pengemasan (packing) dan pemuatan (loading) arang kayu di industri rumahan milik Mak Yem, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Banyuwangi, pada Rabu (29/7/2026) pukul 09.00–11.00 WIB. Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari program Scale Up UMKM yang telah dirintis sebelumnya, kali ini dengan terjun langsung merasakan proses kerja di lapangan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Humas KKN-PPM Kelompok 02, Marcorio Syahru, bersama tiga anggota kelompok, yaitu Nadia Karimatun Nisa, Najwa Madania, dan Deva Putri Cahya L. Keempatnya tampak sigap membantu proses pengemasan arang ke dalam karung, menata tumpukan hasil produksi, hingga membantu memuat karung-karung arang ke atas kendaraan pengangkut.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa berbincang langsung dengan Mak Yem selaku pemilik usaha mengenai seluk-beluk produksi arang kayu yang telah digelutinya bertahun-tahun.
“Alhamdulillah ada mahasiswa yang mau bantu-bantu packing sama muat barang. Biasanya saya kewalahan kalau pesanan lagi banyak, apalagi kalau harus angkat sendiri. Semoga saja hasil kerja sama dengan mahasiswa selama KKN ini betul-betul bawa manfaat bagi usaha saya ke depannya,” ujar Mak Yem.
Marcorio Syahru selaku Humas kelompok menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami langsung tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, tidak hanya dari sisi pemasaran, tetapi juga dari sisi produksi dan distribusi. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memberi masukan dari luar, tetapi juga ikut merasakan langsung bagaimana beratnya proses produksi.
Kegiatan packing dan loading ini menjadi penanda bahwa pengabdian mahasiswa tidak berhenti pada forum diskusi maupun perencanaan, melainkan berlanjut pada aksi nyata di tengah peluh dan kerja keras menegaskan bahwa kehadiran KKN-PPM Kelompok 02 di Desa Kepundungan membawa harapan baru bagi keberlangsungan usaha kecil seperti milik Mak Yem.
Penulis (Raizzakkii)
