PROSES PEMBUATAN ROCKET STOVE : PEMBAKARAN SAMPAH MINIM ASAP BERSAMA MASYARAKAT DUSUN KALIREJO, DESA KALIPLOSO

BANYUWANGI – Mahasiswa Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) bersama masyarakat Dusun Kalirejo, Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, melaksanakan proses pembuatan rocket stove sebagai media pembakaran sampah minim asap pada Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program edukasi pengelolaan sampah yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama masyarakat, dengan tujuan memberikan solusi sederhana dan ramah lingkungan dalam penanganan sampah rumah tangga.

Pembuatan rocket stove dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan warga setempat dan mahasiswa UNIIB. Proses dimulai dari penyiapan bahan, perakitan rangka, penyusunan ruang pembakaran, hingga uji coba penggunaan rocket stove. Teknologi sederhana ini dirancang agar proses pembakaran berlangsung lebih efisien, menghasilkan panas yang tinggi, serta mengurangi emisi asap dibandingkan metode pembakaran sampah secara terbuka.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan alternatif pengelolaan sampah yang lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Selain menjadi sarana pembakaran sampah yang lebih efisien, rocket stove juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain seperti memasak atau pemanasan, sehingga memiliki nilai guna yang lebih luas bagi masyarakat.

Koordinator Desa, Syarif Jiman Almana, menyampaikan bahwa pembuatan rocket stove merupakan bentuk implementasi nyata dari program lingkungan yang dikembangkan bersama masyarakat Desa Kaliploso.

“Rocket stove ini kami perkenalkan sebagai solusi sederhana yang dapat dibuat dengan bahan yang relatif mudah diperoleh. Harapannya, masyarakat dapat mengurangi praktik pembakaran sampah secara terbuka yang menghasilkan banyak asap dan berdampak pada kesehatan serta lingkungan,” ujarnya.

Salah satu warga Dusun Kalirejo mengaku antusias mengikuti proses pembuatan rocket stove karena memberikan pengetahuan baru yang dapat diterapkan secara langsung di lingkungan tempat tinggal.

“Kami merasa kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain belajar membuat alatnya, kami juga memahami cara pembakaran sampah yang lebih efisien dan tidak menimbulkan asap berlebihan. Semoga alat ini bisa dimanfaatkan oleh warga secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, warga dan mahasiswa bekerja sama dalam setiap tahapan pembuatan. Antusiasme peserta terlihat saat proses uji coba dilakukan, di mana rocket stove mampu menghasilkan pembakaran yang lebih stabil dengan asap yang jauh lebih sedikit dibandingkan pembakaran konvensional.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNIIB berharap masyarakat Dusun Kalirejo dapat menerapkan teknologi sederhana tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak pencemaran udara. Program ini juga diharapkan menjadi contoh praktik pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang mudah diterapkan dan berkelanjutan di Desa Kaliploso.

Pewarta : KKN-PPM Desa Kaliploso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas