Edukasi Fikih Jenazah: Mahasiswa KKN Prodi HKI Gelar Pendampingan Tata Cara Merawat Jenazah bagi Remaja

BANYUWANGI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) sukses menggelar kegiatan pendampingan dan pelatihan tata cara perawatan jenazah yang ditujukan khusus bagi para remaja. Kegiatan yang berlangsung di Depan Masjid Bahrul Hidayah, Dusun Rayud, pada Selasa (11/8/2026) ini berfokus pada pemberian pemahaman teori sekaligus praktik langsung, mulai dari proses memandikan hingga mengkafani jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
Pelatihan ini diinisiasi sebagai bentuk pengabdian masyarakat sekaligus merespons minimnya keterlibatan generasi muda dalam pengurusan jenazah di tingkat desa. Selama ini, prosesi perawatan jenazah identik dan hanya didominasi oleh kalangan orang tua.

Perwakilan Prodi HKI, Ahmad Qois, menyampaikan bahwa ilmu perawatan jenazah (tajhizul janazah) merupakan kewajiban kolektif (fardhu kifayah) yang penting untuk dikuasai oleh generasi muda.
“Kami melihat potensi besar para remaja di desa ini. Namun, ketika ada warga yang meninggal dunia, anak-anak muda cenderung bingung atau takut untuk terlibat. Melalui pendampingan ini, kami ingin mengikis rasa takut tersebut dan memberikan bekal keterampilan hukum Islam yang praktis,” ujar Ahmad Qois.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi teoretis mengenai hukum-hukum fikih yang berkaitan dengan perawatan jenazah, syarat sah, hingga adab-adab yang harus dijaga.
Setelah penyampaian teori, para peserta yang terdiri dari remaja putra dan putri dibagi ke dalam kelompok terpisah untuk melakukan simulasi praktik mengkafani jenazah.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari tokoh masyarakat dan remaja setempat. Para remaja tampak antusias mencoba sendiri setiap tahapan pengurusan jenazah di bawah bimbingan langsung mahasiswa HKI.

Sofi salah satu remaja tersebut, mengaku sangat mengapresiasi inisiatif yang dibawakan oleh kelompok KKN HKI ini.
“Pelatihan seperti ini sangat jarang menyasar anak muda. Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN HKI yang telah membagikan ilmu yang sangat bermanfaat ini. Harapannya, remaja di sini tidak canggung lagi dan siap membantu masyarakat jika dibutuhkan,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa KKN Prodi HKI berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya paham hukum Islam secara teoritis di bangku perkuliahan, tetapi juga mampu menjadi solusi dan memberikan manfaat nyata di tengah – tengah kehidupan bermasyarakat.

Pewarta : Tarisah Ap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas