MAHASISWA KKN-PPM DESA GRAJAGAN EDUKASI PEMILAHAN SAMPAH SEJAK USIA DINI

BANYUWANGI – Kelompok 18 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi melaksanakan kegiatan edukasi  mengenai pemilahan sampah di tiga jenjang pendidikan yang dimulai pada Senin (28/7/25), yaitu di TK Khodijah 150, SDN 3 Grajagan, dan SMP Negeri 3 Grajagan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari yang berbeda selama pekan kedua pelaksanaan KKN. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan sekaligus mengajak siswa belajar bersama tentang cara membuang sampah sesuai jenisnya agar lebih mudah dikelola dan mendukung terciptanya lingkungan yang bersih serta sehat.

Kegiatan di TK Khodijah 150 dikemas dengan pendekatan bermain sambil belajar menggunakan gambar dan lagu sederhana. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan dan mudah memahami perbedaan sampah organik dan anorganik karena penyampaiannya disesuaikan dengan karakteristik usia mereka.

Di SDN 3 Grajagan, mahasiswa dan siswa melakukan praktik langsung pemilahan sampah menggunakan contoh nyata yang telah disiapkan. Pendekatan ini menjadikan pembelajaran terasa aplikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga siswa dapat mempraktikkan kebiasaan memilah sampah dalam aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, di SMP Negeri 3 Grajagan, mahasiswa dan siswa terlibat dalam diskusi santai dan interaktif mengenai dampak sampah terhadap lingkungan dan pentingnya pemilahan sampah sebelum dibuang. Diskusi berjalan hangat dan aktif, menunjukkan bahwa siswa SMP juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan ketika diberi ruang untuk saling berbagi pandangan.

Guru dan siswa di setiap sekolah menyambut kegiatan ini dengan terbuka dan penuh antusiasme. Mereka mengapresiasi kehadiran mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan dan menyampaikan materi dengan cara yang sederhana serta menyenangkan. “Senang sekali ada anak muda seperti kalian yang peduli dengan lingkungan dan mau mengajak anak-anak belajar tentang sampah,” ungkap salah satu guru.

Suasana kegiatan berlangsung penuh interaksi dan kebersamaan. Mahasiswa, guru, dan siswa belajar bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan kecil, seperti membuang sampah sesuai jenisnya. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi mahasiswa KKN yang mendapatkan kesempatan untuk berbagi dan belajar bersama masyarakat.

Oleh: Fitroh Rahmat Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas