MAHASISWA KKN-PPM DESA PURWOASRI LAKUKAN SOSIALISASI PENGUATAN PAC IPNU-IPPNU TEGALDLIMO
BANYUWANGI – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 11 Purwoasri mengadakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Penguatan Peran dan Kepemimpinan PAC IPNU-IPPNU” yang berlangsung pada malam Sabtu, 24 Juli 2025, bertempat di Balai Desa Purwoasri. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya kader muda Nahdlatul Ulama di lingkungan desa.
Sosialisasi ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tergabung dalam KKN-PPM 11 Purwoasri sebagai bagian dari proyek kerja bidang keagamaan dan kepemudaan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat struktur organisasi, memperdalam pemahaman kader terhadap peran dan tanggung jawabnya, serta meningkatkan militansi anggota IPNU dan IPPNU di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Acara ini menghadirkan narasumber utama, yakni Gus Ma’ruf, seorang tokoh muda Nahdlatul Ulama yang dikenal aktif dalam pembinaan kader dan pengembangan organisasi kepemudaan Islam. Dalam penyampaiannya, Gus Ma’ruf menekankan pentingnya peran strategis IPNU-IPPNU dalam membangun karakter generasi muda yang religius, berilmu, dan berdaya saing. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk lebih aktif dalam kegiatan organisasi serta membangun komunikasi yang solid antara pengurus dan anggota.
“Kader IPNU-IPPNU harus menjadi pelopor kebaikan di masyarakat, bukan hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial dan keagamaan,” ujar Gus Imam di hadapan para peserta.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota IPNU dan IPPNU Desa Purwoasri yang tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi hingga selesai. Mereka menyambut baik materi yang disampaikan serta aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi.
Ketua panitia kegiatan, salah satu mahasiswa KKN Prodi PAI, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak berhenti pada tataran seremonial semata, namun mampu menjadi titik tolak penguatan kelembagaan IPNU-IPPNU di desa. Ia juga berharap adanya tindak lanjut berupa pelatihan atau pembinaan rutin yang melibatkan tokoh-tokoh lokal dan organisasi keagamaan lainnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PPM 11 Purwoasri berharap dapat meninggalkan jejak yang bermanfaat dan berdampak nyata bagi kemajuan organisasi kepemudaan Islam serta membangun sinergi antara dunia akademik dan masyarakat.
