EDUKASI KEUANGAN SYARIAH: MENINGKATKAN LITERASI DAN PRAKTIK KEUANGAN ISLAMI DI MASYARAKAT SUMBERBERAS
BANYUWANGI – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) mahasiswa Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi menggelar sebuah kegiatan edukatif pada hari Jumat, 15 Agustus 2025. Kegiatan yang berlokasi di Masjid Darul Muttaqien ini berfokus pada program kerja (proker) Perbankan Syariah, dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman dan penerapan keuangan syariah di kalangan masyarakat. Kehadiran para mahasiswa ini disambut hangat oleh warga setempat, menunjukkan sinergi positif antara akademisi dan komunitas.
Program yang bertajuk “Edukasi Keuangan Syariah: Meningkatkan literasi dan praktik keuangan Islami di masyarakat” ini dihadiri oleh puluhan ibu-ibu muslimat anak ranting Sidomulyo yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Dalam acara tersebut, mereka mendapatkan pemaparan mendalam mengenai prinsip-prinsip dasar perbankan syariah, perbedaan mendasar antara perbankan konvensional dan syariah, serta berbagai produk keuangan syariah yang dapat dimanfaatkan. Diskusi interaktif pun terjadi, di mana para peserta aktif bertanya dan berdiskusi.
Materi edukasi disampaikan langsung oleh dosen pengampu dari Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, Khoiruddin, S.E., M.y. Beliau menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga para peserta dapat dengan cepat menangkap esensi dari setiap pembahasan. Bapak Khoiruddin juga memberikan contoh-contoh praktis dalam kehidupan sehari-hari yang relevan dengan keuangan syariah, membuat materi tidak terasa teoritis semata.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi untuk berkontribusi secara langsung dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi syariah di masyarakat, khususnya di wilayah Banyuwangi. Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya bertransaksi sesuai dengan prinsip-prinsip Islami. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama, menunjukkan keakraban antara mahasiswa KKN, dosen pembimbing, dan ibu-ibu muslimat.
Oleh: Zuhrotul Fikriya
