MAHASISWA KKN-PPM UNIIB DESA KEDUNGASRI IKUT MERAMAIKAN TOUR DE BANYUWANGI IJEN
BANYUWANGI – Pada hari Selasa, 29 Juli 2025, mahasiswa KKN PPM Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Kelompok 08 Desa Kedungasri turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Tour de Ijen 2025 yang dilaksanakan di kawasan wisata Pantai Pancur, Taman Nasional Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini merupakan ajang sport tourism berskala internasional yang mempertemukan para atlet balap sepeda dari berbagai negara. Selain menjadi ajang perlombaan bergengsi, Tour de Ijen juga berfungsi sebagai sarana promosi potensi wisata Banyuwangi yang telah dikenal luas hingga ke mancanegara.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan program-program pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pariwisata dan olahraga. Mahasiswa dilibatkan dalam berbagai aspek pelaksanaan, mulai dari pengelolaan peserta, penyambutan tamu, hingga mendukung kelancaran logistik acara. Keikutsertaan aktif ini sekaligus menunjukkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja serta meningkatkan kemampuan soft skill mereka, terutama dalam hal komunikasi, kerja tim, dan manajemen kegiatan.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani, serta Bapak Abdullah Azwar Anas yang turut memberi semangat dan apresiasi kepada para peserta dan seluruh pihak yang terlibat. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan dalam memajukan potensi daerah. Kehadiran mahasiswa KKN UNIIB di tengah perhelatan ini menjadi representasi generasi muda yang peduli dan siap berkontribusi secara aktif dalam pembangunan daerah.
Tujuan utama dari keikutsertaan mahasiswa KKN dalam Tour de Ijen adalah untuk memperluas wawasan tentang pembangunan berbasis wisata dan pentingnya diplomasi budaya melalui ajang internasional. Mahasiswa juga didorong untuk memahami secara langsung bagaimana peran sektor pariwisata sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta sebagai media untuk melestarikan kearifan lokal yang ada di daerah tujuan wisata.
Secara lebih mendalam, manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini mencakup peningkatan kemampuan adaptasi di lapangan, memperluas jejaring sosial dan profesional, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya lokal. Interaksi dengan berbagai pihak, mulai dari panitia, peserta, wisatawan, hingga pejabat daerah, memberikan pengalaman berharga yang tidak bisa diperoleh di dalam kelas.
Kegiatan ini juga menjadi momentum reflektif bagi mahasiswa KKN untuk mengintegrasikan nilai-nilai akademik dengan pengabdian nyata kepada masyarakat. Mahasiswa dituntut untuk mampu menjadi perantara ilmu pengetahuan yang mereka miliki dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah tempat mereka mengabdi. Dengan demikian, keterlibatan mereka dalam acara sebesar Tour de Ijen menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat tidak hanya terbatas pada kegiatan lokal, tetapi bisa menyasar pada kontribusi dalam skala yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa KKN PPM UNIIB semakin termotivasi untuk terus aktif mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis potensi lokal, baik dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, maupun sosial budaya. Harapannya, pengalaman ini menjadi pijakan awal untuk terus mendorong semangat transformasi sosial yang dimulai dari langkah-langkah kecil namun berdampak besar.
“Jadilah agen perubahan, meskipun peranmu tampak sederhana, karena kontribusi kecil yang dilakukan dengan niat besar akan melahirkan dampak luar biasa di masa depan.”
Oleh: Ikfina Ilma Salwa (Tim Publikasi Kelompok 08 Kedungasri)
