MAHASISWA KKN UNIIB GELAR SOSIALISASI KEWIRAUSAHAAN DAN PEMBUATAN PRODUK KREATIF DI SDN 4 KRADENAN

BANYUWANGI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 20 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) telah berhasil melaksanakan program kerja sosialisasi kewirausahaan dan pembuatan produk kreatif di SDN 4 Kradenan. Kegiatan yang berlangsung dengan meriah pada Kamis (24/7/25) ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Ekonomi Syariah (EKOS).

Program ini dimulai dengan sesi sosialisasi kewirausahaan yang dipimpin langsung oleh mahasiswa EKOS untuk siswa kelas 4 dan 5. Dalam sesi ini, para siswa dikenalkan dengan konsep dasar berwirausaha dan pentingnya memiliki jiwa entrepreneurship sejak usia dini. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan workshop pembuatan produk kerajinan tangan yang dibimbing oleh mahasiswa PGMI.

Para siswa antusias membuat berbagai produk kreatif berupa gantungan kunci dan gelang cantik dari manik-manik. Kegiatan hands-on ini dirancang khusus untuk melatih kreativitas anak-anak sekaligus mengajarkan mereka cara membuat produk sendiri di rumah. Hal ini sejalan dengan harapan agar mereka dapat menumbuhkan jiwa pekerja keras dan mandiri sejak dini.

Program kerja ini juga merupakan implementasi nyata dari pemberdayaan materi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang sedang diterapkan di sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Sosialisasi dan workshop ini mendapat sambutan yang sangat positif dari seluruh warga sekolah, baik siswa maupun guru SDN 4 Kradenan. Ara, salah seorang siswi SDN 4 Kradenan, mengungkapkan kegembiraannya dengan penuh semangat,

“Senang banget jadi bisa bikin gantungan kunci sendiri dan nanti bisa dijual,” ujarnya sambil menunjukkan hasil karyanya di sela-sela kegiatan pembuatan produk.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik bagi SDN 4 Kradenan untuk terus mengembangkan program kewirausahaan bagi siswa-siswinya. Semoga ke depannya, sekolah dapat melanjutkan inisiatif serupa secara berkelanjutan, mengintegrasikan pembelajaran kewirausahaan dalam kurikulum regular, dan terus mendorong siswa untuk mengeksplorasi potensi kreatif mereka dalam menciptakan produk-produk inovatif yang memiliki nilai ekonomis.

Program KKN kolaboratif seperti ini membuktikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan karakter dan keterampilan siswa, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan jiwa entrepreneurship yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas