MANUVER: MENUJU SINKRONISASI ORIENTASI PROGRAM UMUM KELOMPOK KKN-PPM DESA KEDUNGRINGIN

BANYUWANGI, 16 Agustus 2025 kelompok mahasiswa KKN-PPM UNIIB 02 Desa Kedungringin Muncar, sukses merealisasikan program sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik yang ditujukan khusus untuk anak-anak usia sekolah dasar. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu pagi, pukul 07.00 hingga 09.00 WIB, bertempat di SD Negeri 1 Kedungringin berfokus pada kelas 4 (Mayoritas Jumlah Siswa). Program ini menjadi bagian dari upaya edukasi lingkungan sejak dini, dengan harapan dapat membentuk kebiasaan positif dalam pengelolaan sampah di kalangan generasi muda.

Koordinator acara, Dwi Muhimmatul Qoyyimah, mengungkapkan bahwa program ini merupakan hasil perubahan strategi dari rencana awal. “Program ini adalah manuver 180 derajat dari rencana semula. Namun justru inilah yang paling relevan dengan program kerja utama kelompok kami, yaitu Sosialisasi Dan Manajemen Sampah Skala Rumah Tangga,” ujarnya. Menurutnya, pendekatan kepada anak-anak sekolah dasar dinilai lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan sosialisasi dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa KKN-PPM UNIIB 02 menggunakan Media Visual, Ice Breaking Menarik, Lagu Sampah, dan Simulasi Pemilahan Sampah untuk memudahkan pemahaman siswa. Anak-anak diajak mengenali jenis-jenis sampah, membedakan antara organik dan anorganik, serta memahami dampak lingkungan dari pengelolaan sampah yang tidak tepat. Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap sesi kegiatan.

Kepala SD Negeri 1 Kedungringin, Bapak Andi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif mahasiswa. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kontribusi mahasiswa KKN terhadap pendidikan lingkungan di sekolah kami. Ini adalah bekal penting bagi anak-anak untuk menjadi agen perubahan di masa depan,” tuturnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak.

Selain memberikan edukasi, mahasiswa juga menyerahkan tempat sampah terpilah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap praktik pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat komitmen sekolah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar. Program ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan.

Kelompok KKN-PPM UNIIB 02 berharap dapat terus mengembangkan program-program serupa yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sosialisasi pemilahan sampah ini bukan hanya menjadi bagian dari tugas akademik, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap masa depan lingkungan. Mereka percaya, perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten dan penuh semangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas