PEMBEKALAN PARIPURNA, MAHASISWA UNIIB SIAP TERJUN KKN-PPM

BANYUWANGI – Senin pagi (13/7/2026) seluruh mahasiswa semester 6 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) mengikuti giat Pembekalan Teknis KKN-PPM. Digelar di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin UNIIB, calon peserta KKN-PPM yang dua hari lagi akan diterjunkan ini menerima empat pembahasan.

Wakil Rektor I, Dr. Ahmad Aziz Fanani, M.Pd.I. mewakili Rektor UNIIB, sekaligus menjadi salah satu pembicara untuk memberikan tausiyah dalam giat ini, mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa dan LPPM, serta segenap panitia karena telah menjadi subyek-subyek utama dalam pelaksanaan KKN-PPM. Sebagai pembuka, Dr. Aziz, sapaan akrabnya, juga memimpin dzikir bersama mahasiswa sebagai bentuk syukur serta menjadi ejawantah konsistensi Kampus Hijau Kampus Ulul Ilmi (baca: UNIIB) dalam menjaga kultur Aswaja an-Nahdliyah.

“Kami ucapkan selamat kepada mahasiswa yang tercatat sebagai peserta KKN-PPM. Tak lupa pula, kepada Ketua LPPM UNIIB, M. Amir Mahmud, M.A. bersama seluruh panitia yang telah menyiapkan seluruh tahapan giat tahunan ini, dengan konsep yang setiap tahunnya semakin baik,” ujar Dr. Aziz.

KKN-PPM tahun ini ditempatkan pada 4 kecamatan, yakni Kalipuro, Gambiran, Cluring, dan Srono. Yang mana terbagi dalam 19 kelompok atau lebih tepatnya 19 titik desa. Wakil Rektor I juga menyampaikan pesan Rektor mengenai pentingnya bersikap rendah hati saat telah diterjunkan dan senantiasa berorientasi pada pengabdian pada masyarakat.

“Pesan utama dari Rektor adalah tetap rendah hati. Di mana setiap masing-masing pribadi tidak menampakkan kesombongan intelektualitasnya di hadapan masyarakat. Kemudian, dalam menjalani KKN, penting bagi mahasiswa menyadari, boleh-boleh saja bermimpi membuat proker setinggi langit, tetapi harus tetap ingat, kaki harus selalu berpijak di bumi. Artinya, tetap realistis dalam bergiat mengabdi di masyarakat,” tambahnya.

Dalam rangka memberikan pembekalan terakhir bagi mahasiswa, tiga materi lainnya adalah Etika, Target, dan materi Teknis Penerjunan KKN-PPM. Yang mana masing-masing pembicaranya adalah M. Amir Mahmud, M.A. (Ketua LPPM), Riza Faishol, M.Pd. (Ketua Panitia), dan Abdul Azis, M.H.I. (Sekretaris Panitia).

Mahasiswa yang akan diterjunkan pada hakikatnya menjadi cerminan UNIIB. Sehingga, dalam penutupan tausiyah, Dr. Aziz Fanani menyampaikan untuk menebarkan informasi mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIIB.

“Jangan lupa juga ya, teman-teman ini adalah cermin daripada kampus kita tercinta. Jadi, bisa sekali dayung, dua-tiga pulau terlampaui. Artinya, berikan yang terbaik dalam masa KKN-PPM dan sosialisasikan kampus UNIIB di tengah-tengah Masyarakat,” katanya.

Selepas seluruh pembicara menyampaikan materinya, sesi dilanjutkan dengan tanya jawab. Tiga mahasiswa menanyakan teknis KKN-PPM secara lebih spesifik berbasis studi kasus. Pembekalan siang ini, di akhiri dengan foto bersama dan pengambilan atribut KKN-PPM. (*)

Pewarta: Muhammad Sholeh Muria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas