Mahasiswa KKN-PPM UNIIB Dampingi Kader Posyandu dalam Pelayanan Kesehatan Balita di Dusun Krajan

BANYUWANGI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Kelompok 14 mendampingi kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu dan balita di Dusun Krajan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan mahasiswa terhadap pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan kader kesehatan di tingkat desa.

Pendampingan dilakukan sejak kegiatan dimulai dengan membantu proses administrasi, pencatatan data peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta mengarahkan masyarakat agar alur pelayanan berlangsung tertib dan efisien. Selain itu, mahasiswa juga berinteraksi dengan para ibu balita untuk memberikan motivasi mengenai pentingnya rutin mengikuti kegiatan Posyandu sebagai upaya memantau tumbuh kembang anak.

Kegiatan Posyandu yang diikuti oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar sekaligus memantau kondisi gizi dan perkembangan anak secara berkala. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu meringankan tugas kader Posyandu sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Salah satu kader Posyandu Dusun Krajan mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu kami, terutama dalam proses pendataan dan pendampingan peserta. Semoga kerja sama seperti ini terus terjalin sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin baik,” ujarnya.

Koordinator KKN UNIIB Kelompok 14 juga menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga mendukung sektor kesehatan.

“Melalui pendampingan ini, kami ingin berkontribusi secara nyata dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus belajar memahami pentingnya peran kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di desa,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNIIB berharap sinergi antara perguruan tinggi, kader Posyandu, dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Yosomulyo.

Penulis: Ahmad Musthofa Fathi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas