Bisik Sejarah di Watu Gepeng: Menemu Jejak Tradisi bersama Juru unci

Banyuwangi – Pada Kamis siang, tanggal 6 Agustus 2026, sebagian mahasiswa KKN menyambangi kediaman Bapak Supandi, yang merupakan juru kunci resmi Situs Watu Gepeng. Kedatangan mereka ini disambut dengan hangat oleh Pak Supandi di ruang tamunya.
Pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi valid dan komprehensif mengenai sejarah, asal-usul, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Situs Watu Gepeng. Warga sekitar menganggap narasumber Pak Supandi sebagai sosok yang memiliki pengetahuan mendalam dan orisinal mengenai situs tersebut.

Proses pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara. Dalam suasana yang akrab di ruang tamu Pak Supandi yang berhiaskan dinding bata ekspos dan anyaman bambu, para mahasiswa bergantian mengajukan pertanyaan-pertanyaan terukur kepada sang juru kunci. Pak Supandi, dengan penuh antusiasme dan kejelasan, menjawab setiap pertanyaan, menceritakan legenda dan fakta-fakta yang ia warisi tentang Watu Gepeng. Salah seorang mahasiswa bahkan terlihat aktif merekam wawancara tersebut menggunakan perangkat telepon pintar untuk keperluan dokumentasi dan analisis data lebih lanjut.

Kunjungan ini merupakan langkah krusial bagi tim mahasiswa KKN Universitas Ibrahimy dalam menyusun program kerja mereka. Data yang diperoleh dari wawancara ini akan menjadi landasan kuat untuk mengembangkan materi edukasi, potensi wisata budaya, atau bahkan publikasi ilmiah mengenai Situs Watu Gepeng.

“Kami sangat berterima kasih atas waktu dan ilmu yang diberikan oleh Pak Supandi. Informasi ini sangat berharga bagi studi kami dan juga bagi upaya pelestarian budaya di Desa Telemung,” ujar salah satu mahasiswa.

Dengan terjalinnya kolaborasi antara pihak akademisi dan pemangku kepentingan lokal seperti juru kunci, diharapkan sejarah Situs Watu Gepeng dapat terdokumentasi dengan baik dan nilainya dapat dipahami serta diapresiasi oleh generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas