KKN-PPM 17 Purwodadi Perkuat Partisipasi dalam Kegiatan Posyandu di Dusun Krajan
Banyuwangi, 1 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN-PPM 17 Purwodadi turut ambil bagian dalam kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di Dusun Krajan, Desa Purwodadi, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Keterlibatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung dalam kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Kegiatan Posyandu dilaksanakan bersama kader Posyandu dan masyarakat Dusun Krajan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berperan mendukung pelaksanaan kegiatan sekaligus membangun komunikasi secara langsung dengan warga dan kader. Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kondisi serta kebutuhan masyarakat di lingkungan desa.
Lebih dari sekadar kegiatan dalam rangkaian program KKN-PPM, keterlibatan mahasiswa dalam Posyandu menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai pentingnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung kesehatan di tingkat desa. Pengalaman di lapangan juga memberikan pemahaman bahwa keberhasilan pelayanan masyarakat membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai unsur yang ada di dalamnya.
Posyandu menjadi salah satu ruang strategis untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sekaligus membangun kolaborasi antara kader, masyarakat, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan kegiatan pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, KKN-PPM 17 Purwodadi berupaya menjalankan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk belajar bersama masyarakat dan memberikan kontribusi berdasarkan kondisi serta kebutuhan yang ditemui di lapangan.
Keterlibatan dalam kegiatan Posyandu di Desa Krajan menjadi salah satu bentuk komitmen KKN-PPM 17 Purwodadi dalam membangun hubungan yang lebih erat antara perguruan tinggi dan masyarakat. Ke depan, semangat kolaborasi dan partisipasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat yang partisipatif, relevan, dan berkelanjutan.
