KKN UNIIB Bersama KUA Gambiran Gelar Gerakan Bersih-Bersih Rumah Ibadah Lintas Agama
BANYUWANGI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Kelompok 14 bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gambiran melaksanakan Gerakan Bersih-Bersih Rumah Ibadah Lintas Agama di wilayah Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, pada Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah sekaligus memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat.
Gerakan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa KKN, pihak KUA Gambiran, serta masyarakat dalam kegiatan gotong royong membersihkan sejumlah rumah ibadah yang berada di wilayah Desa Yosomulyo. Rumah ibadah yang menjadi lokasi kegiatan meliputi Masjid Madani, Mushalla An Nidhom, Masjid Ar Rohman, Vihara Budhayana, Gereja GPDI Maranatha, Masjid Al Amin, Masjid Al Hidayah, Candi Budhayana Dhamma Mulia, Candi Manggala, dan Vihara Dhamma Harja.
Kegiatan dilakukan dengan membersihkan lingkungan sekitar rumah ibadah, mulai dari halaman, area dalam tempat ibadah, hingga bagian-bagian yang membutuhkan perhatian khusus. Selain menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi antara mahasiswa, KUA, dan masyarakat dari berbagai latar belakang keagamaan.
Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama. Gotong royong yang dilakukan secara lintas agama juga menjadi bentuk nyata dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Desa Yosomulyo.
Perwakilan KKN UNIIB Kelompok 14 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik rumah ibadah, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kebersihan rumah ibadah dan kerukunan antarumat beragama merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini, kami belajar bahwa perbedaan bukan menjadi penghalang untuk saling membantu dan bergotong royong,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan bersih-bersih rumah ibadah lintas agama juga menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa KKN dalam memahami kehidupan sosial masyarakat secara langsung.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar membersihkan tempat ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap semangat gotong royong dan toleransi seperti ini dapat terus dijaga dan menjadi kebiasaan positif di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Gerakan Bersih-Bersih Rumah Ibadah bersama KUA Gambiran tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk nyata penguatan moderasi beragama serta kepedulian sosial. Melalui kegiatan yang melibatkan berbagai rumah ibadah, mahasiswa KKN UNIIB bersama KUA Gambiran berupaya mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, nyaman, harmonis, dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan di Desa Yosomulyo.
Penulis: Ahmad Musthofa Fathi
