PROKER KLASTER FEBI, PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN UMKM BERBASIS DIGITAL MARKETING DI DESA SUKONATAR

BANYUWANGI — Peserta KKN-PPM Kelompok 6 Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi,Dalam upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah era digital, kegiatan Pelatihan dan Pengembangan UMKM Berbasis Digital Marketing digelar di Warung Sate Bu Ratmi, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis 13/08/2026. Kegiatan yang diikuti oleh pelaku UMKM kegiatan ini bertujuan memberdayakan pengusaha lokal agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya, mengingat pemasaran digital bukan lagi sekadar pilihan melainkan kebutuhan mendasar agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan materi interaktif yang disampaikan oleh narasumber praktisi digital marketing, meliputi pengenalan platform media sosial sebagai media pemasaran efektif dan biaya rendah, teknik fotografi produk sederhana menggunakan smartphone, strategi copywriting untuk menarik minat konsumen, manajemen konten dan branding digital, serta penggunaan aplikasi e-commerce dan pemesanan online.

Dampak dari pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian desa, mulai dari peningkatan volume penjualan, penciptaan lapangan kerja baru, hingga peningkatan pendapatan masyarakat secara keseluruhan, sekaligus memperkuat identitas dan potensi lokal Desa Sukonatar di kancah digital. Ibu Ratmi, pemilik Warung Sate Bu Ratmi sekaligus tuan rumah kegiatan, menyampaikan apresiasinya, “Saya sangat bersyukur warung saya bisa menjadi tempat pelatihan ini. Saya sendiri baru menyadari betapa besarnya potensi digital marketing. Dulu saya hanya mengandalkan pembeli yang lewat, tapi setelah ini saya ingin mencoba promosi di media sosial agar sate khas Srono ini dikenal lebih luas.”

Pelatihan Digital Marketing UMKM di Desa Sukonatar ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital bukanlah hak eksklusif pelaku usaha di kota besar, melainkan potensi yang dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha di pedesaan dengan semangat dan kesederhanaan alat yang dimiliki. Dengan dukungan berkelanjutan, Desa Sukonatar diharapkan mampu menjadi salah satu sentra UMKM digital yang tidak hanya bersaing di tingkat lokal, tetapi juga membawa nama Kabupaten Banyuwangi ke pasar yang lebih luas, menunjukkan bahwa desa juga dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif Indonesia.

pewarta : Ananda Octaviana Dona Ratu Monica

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas