Mahasiswa KKN-PPM 16 UNIIB Fakultas Tarbiyah Laksanakan Pendampingan Mengajar di TPQ Baitul Muttaqin Dusun Sumberjo
Banyuwangi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) 16 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) Fakultas Tarbiyah melaksanakan kegiatan pendampingan mengajar di TPQ Baitul Muttaqin, Dusun Sumberjo, Desa Wringinagung, pada Rabu (22/07/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja bidang pendidikan keagamaan yang bertujuan membantu proses pembelajaran Al-Qur’an sekaligus meningkatkan semangat belajar para santri.
Pendampingan mengajar diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN-PPM 16 Fakultas Tarbiyah bersama ustaz dan ustazah TPQ Baitul Muttaqin. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendampingi santri belajar membaca Al-Qur’an sesuai kemampuan masing-masing, mengajarkan doa-doa harian, hafalan surat pendek, praktik ibadah, serta memberikan motivasi agar anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an dan memiliki akhlak yang baik.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus implementasi ilmu kependidikan yang diperoleh selama perkuliahan. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu tenaga pendidik TPQ dalam menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan interaktif sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif.
Selama kegiatan berlangsung, para santri tampak antusias mengikuti pembelajaran. Mahasiswa menggunakan metode belajar yang komunikatif dan diselingi permainan edukatif agar materi lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Selain mendampingi proses belajar, mahasiswa juga menjalin silaturahmi dengan pengurus masjid, ustaz, ustazah, dan masyarakat sekitar sebagai upaya mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.
Melalui kegiatan pendampingan mengajar ini, mahasiswa KKN-PPM 16 UNIIB Fakultas Tarbiyah berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi TPQ Baitul Muttaqin serta menumbuhkan semangat belajar agama pada generasi muda. Kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi sebagai calon pendidik yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengabdikan diri secara langsung di tengah masyarakat.
Penulis: Ailsa Antyanabila H.
