Mahasiswa KKN-PPM Desa Wringinagung Dampingi Pelaku UMKM dalam Pembuatan Google Maps dan Optimalisasi Digital Marketing

Banyuwangi — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Desa Wringinagung melaksanakan kegiatan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pembuatan Google Maps bagi pelaku UMKM, pembuatan banner bagi UMKM yang belum memiliki banner usaha, serta pendampingan digital marketing melalui optimalisasi media sosial Instagram dan TikTok. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan meningkatkan daya tarik serta identitas usaha.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan visibilitas usaha, memperluas jangkauan pemasaran, dan meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital maupun media promosi secara langsung. Mahasiswa KKN-PPM memberikan pendampingan dalam pembuatan serta pengelolaan informasi usaha pada Google Maps agar lokasi UMKM lebih mudah ditemukan oleh masyarakat dan calon konsumen. Dengan adanya informasi lokasi usaha yang dapat diakses secara digital, diharapkan konsumen dapat lebih mudah menemukan dan mengunjungi usaha yang berada di Desa Wringinagung.

Selain membantu pembuatan Google Maps, mahasiswa KKN-PPM juga membantu membuatkan banner bagi pelaku UMKM yang belum memiliki media identitas atau penanda usaha. Pembuatan banner ini diharapkan dapat membantu meningkatkan daya tarik visual usaha sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengenali lokasi dan jenis usaha yang dijalankan. Banner juga menjadi salah satu media promosi yang dapat memberikan informasi mengenai nama usaha, produk, maupun layanan yang ditawarkan kepada calon konsumen.

Mahasiswa KKN-PPM juga memberikan pendampingan mengenai digital marketing melalui optimalisasi media sosial Instagram dan TikTok. Pelaku UMKM diarahkan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dengan membuat konten berupa foto dan video produk yang menarik, informatif, dan kreatif. Pendampingan ini juga mencakup pemahaman mengenai pentingnya konsistensi dalam mengunggah konten, memperkenalkan keunggulan produk, membangun interaksi dengan calon konsumen, serta memanfaatkan media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Pelaksanaan kegiatan pada Senin (20/07/2026), ini dilatarbelakangi oleh pentingnya transformasi digital bagi UMKM di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin memanfaatkan internet dan media sosial dalam mencari informasi maupun produk. Di sisi lain, keberadaan banner sebagai identitas usaha juga penting untuk membantu meningkatkan pengenalan usaha secara langsung di lingkungan sekitar. Mahasiswa KKN-PPM Desa Wringinagung berperan sebagai pendamping yang memberikan edukasi dan praktik secara langsung, sedangkan pelaku UMKM menjadi sasaran utama yang diharapkan dapat menerapkan pengetahuan tersebut secara mandiri dalam mengembangkan usahanya.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM di Desa Wringinagung diharapkan mampu mengoptimalkan keberadaan usaha di Google Maps, memiliki identitas usaha yang lebih informatif melalui banner, sekaligus memanfaatkan Instagram dan TikTok sebagai media pemasaran yang efektif. Pemanfaatan berbagai media promosi tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan brand awareness, memperkenalkan produk UMKM kepada masyarakat yang lebih luas, serta membuka peluang untuk mendapatkan konsumen baru. Dengan strategi pemasaran yang dilakukan secara konsisten, UMKM diharapkan dapat meningkatkan potensi penjualan dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Kegiatan pendampingan pembuatan Google Maps, pembuatan banner bagi UMKM yang belum memiliki banner, dan digital marketing melalui optimalisasi Instagram dan TikTok yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-PPM Desa Wringinagung pada Senin, (20/07/2026), menjadi langkah nyata dalam mendorong UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya tarik usaha. Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM, diharapkan proses digitalisasi dan pengembangan media promosi dapat terus dikembangkan sehingga UMKM di Desa Wringinagung semakin dikenal, memiliki jangkauan pasar yang lebih luas, serta mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di era digital.

Penulis: Ailsa Antyanabila H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas