MAHASISWA KKN-PPM UNIIB LAKUKAN LANGKAH SEDERHANA DALAM DIGITALISASI UMKM
BANYUWANGI – Sebagai bagian dari bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa KKN-PPM UNIIB 2025 kelompok 18 Grajagan terus melakukan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga di desa. Salah satunya adalah mendukung kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program digitalisasi.
Dalam rangka melaksanakan salah satu program kerja KKN-PPM, sekelompok mahasiswa dari program studi Ekonomi Syariah melaksanakan kegiatan pendampingan digitalisasi UMKM di Desa Grajagan, khususnya pada usaha kuliner lokal bernama ‘Kedai Djawa’.
Kegiatan yang diberi nama “Digitalisasi Lokasi Usaha UMKM melalui Google Maps” ini bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM dalam menjangkau lebih banyak konsumen dengan memanfaatkan teknologi digital. Mahasiswa KKN-PPM melihat bahwa banyak pelaku usaha di desa tersebut belum mengoptimalkan keberadaan mereka di internet, sehingga lokasi usaha mereka belum muncul di pencarian digital seperti Google Maps.
Salah satu UMKM yang mendapatkan pendampingan dalam kegiatan ini adalah Kedai Djawa, sebuah kedai kuliner milik Apritvi Dwi Wanda Dillah yang berlokasi di kawasan Grajagan Pantai. Mahasiswa KKN-PPM membantu dalam proses pendaftaran dan pemetaan lokasi Kedai Djawa ke Google Maps, sehingga pelanggan kini dapat dengan mudah menemukan dan mengunjungi kedai tersebut secara online.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 31 Juli 2025, di Kedai Djawa itu sendiri, dengan melibatkan langsung pemilik usaha serta tim mahasiswa KKN-PPM yang bertugas di bidang pengembangan UMKM.
Apritvi Dwi Wanda Dilllah, selaku pemilik Kedai Djawa, menyampaikan rasa senangnya atas bantuan yang diberikan oleh mahasiswa KKN. “Saya sangat senang sekali dan berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN. Sekarang Kedai Djawa sudah bisa ditemukan di Google Maps. Ini sangat membantu kami, apalagi untuk pelanggan baru yang mungkin belum tahu lokasi kami. Semoga makin banyak yang datang dan usaha kami bisa makin berkembang,” ungkapnya dengan antusias.
Mahasiswa berharap bahwa langkah kecil ini dapat memberikan dampak besar bagi kemajuan UMKM lokal, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan jangkauan pasar. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam memberdayakan potensi desa secara berkelanjutan.
Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk memperkenalkan UMKM desa ke khalayak yang lebih luas, serta memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk terlibat dalam pembangunan masyarakat. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku usaha lokal menjadi sinergi yang positif dalam membangun desa yang lebih mandiri dan melek digital.
Oleh : Arisa Fitri Umami
