MAHASISWA PRODI EKONOMI SYARIAH KKN-PPM 19 KARETAN MELAKUKAN KEGIATAN “ KARETAN DIGITAL CORNER DI PASAR SEJATI DESA KARETAN
BANYUWANGI – Karetan, Purwoharjo – kelompok KKN 19 Karetan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang memberi wadah untuk masyarakat dalam memadukan kreatifitas dan teknologi digital, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan masyarakat terutama dalam bidang digital. ( 10/08/25)
Dalam rangka mengimplementasikan progam kerja KKN, mahasiswa prodi ekonomi syariah telah melaksanakan kegiatan inovatif berupa “ KARETAN DIGITAL CORNER” yang berfokus pada pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pedagang di pasar sejati karetan.
Kegiatan Karetan Digital Corner merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk memfasilitasi digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pasar Sejati Karetan,Program ini secara khusus membantu para pedagang dalam mengurus perizinan usaha melalui pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha) yang merupakan syarat penting dalam formalisasi usaha.
Para mahasiswa kkn-ppm 19 bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan pembuatan NIB secara gratis kepada para pelaku usaha di pasar tradisional,Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat karetan sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat.
Tim KKN PPM 19,menyiapkan bantuan langsung dalam mengisi formulir online dan mengunggah dokumen persyaratan dan pemahaman tentang Pemahaman tentang keuntungan memiliki izin usaha yang legal dan terdaftar.
Kehadiran Karetan Digital Corner telah memberikan dampak positif bagi pedagang di Pasar Sejati Karetan, Para pedagang yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan perizinan digital kini dapat dengan mudah mengurus NIB dengan bantuan mahasiswa KKN.
Kegiatan Karetan Digital Corner yang diinisiasi oleh mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah KKN PPM 19 telah membuktikan bahwa program pengabdian masyarakat dapat memberikan dampak konkret dalam pemberdayaan ekonomi lokal,melalui pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk kawasan perdagangan tradisional lainnya, sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang dapat merasakan manfaat dari kemudahan perizinan usaha di era digital.
Oleh : A’yuni Salsa Billa
