Nyekar Bersama Ibu Pemilik Posko, Pererat Silaturahmi di Tengah Kegiatan KKN

Banyuwangi, Kamis, 20 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN PPM 2026 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi Kelompok 01 bersama ibu pemilik posko melaksanakan kegiatan nyekar dan ziarah ke makam suami ibu pemilik posko. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momen kebersamaan yang penuh makna antara mahasiswa KKN dengan keluarga pemilik posko selama menjalankan rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Sumbersari, Banyuwangi.

Kegiatan nyekar dilaksanakan pada Kamis,20 Agustus 2026, bertempat di dusun Pekiringan, Banyuwangi. Mahasiswa KKN bersama ibu pemilik posko hadir untuk mendoakan almarhum sekaligus memberikan penghormatan kepada beliau.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk rasa hormat, kepedulian, dan kebersamaan mahasiswa KKN kepada ibu pemilik posko yang selama ini telah menerima, membantu, dan mendukung mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKN. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap keluarga pemilik posko yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian mereka.

Sesampainya di makam, mahasiswa KKN bersama ibu pemilik posko melakukan ziarah dan doa bersama untuk almarhum. Suasana berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Di tengah kegiatan tersebut, ibu pemilik posko turut mengenang sosok suaminya yang telah tiada.

Dengan penuh haru, ibu pemilik posko menyampaikan bahwa dirinya masih merasakan kerinduan kepada sang suami. Kehadiran mahasiswa KKN yang bersedia ikut berziarah menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri baginya.

“Ibu sebenarnya masih sangat merindukan Bapak. Walaupun Bapak sudah tidak ada, ibu tetap merasa senang karena kalian mau datang dan ikut berziarah ke makam Bapak. Kalian tetap izin ke sini ya, Nak. Ibu sudah menganggap kalian seperti keluarga sendiri. Terima kasih sudah menemani ibu dan mendoakan Bapak.”
Ungkapan tersebut menjadi salah satu momen yang menyentuh dalam kegiatan nyekar. Bagi mahasiswa KKN, perjalanan ke makam bukan hanya sekadar kegiatan ziarah, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum sekaligus wujud kepedulian kepada ibu pemilik posko yang selama ini telah memberikan tempat dan kenyamanan selama pelaksanaan KKN.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Mahasiswa KKN dan ibu pemilik posko mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kebersamaan tersebut berlangsung dalam suasana sederhana, namun penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Bagi mahasiswa KKN PPM 2026 Kelompok 01, ibu pemilik posko tidak hanya menjadi tempat mereka tinggal selama melaksanakan pengabdian. Hubungan yang terjalin selama kegiatan KKN perlahan tumbuh menjadi hubungan kekeluargaan. Berbagai aktivitas sehari-hari, dukungan,n perhatian, hingga kebersamaan yang diberikan oleh ibu pemilik posko menjadi bagian dari pengalaman yang tidak terlupakan bagi mahasiswa.

Melalui kegiatan nyekar ini, mahasiswa KKN juga belajar bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui program kerja, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kehidupan sosial dan emosional masyarakat di sekitar. Kehadiran mahasiswa di tengah keluarga pemilik posko menjadi bagian dari upaya membangun silaturahmi yang lebih erat dan menciptakan hubungan yang penuh rasa saling menghargai.

Kegiatan nyekar tersebut menjadi salah satu kenangan berharga bagi mahasiswa KKN PPM 2026 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi Kelompok 01 selama menjalankan pengabdian di Desa Sumbersari. Di tengah kesibukan melaksanakan berbagai program kerja, momen sederhana bersama ibu pemilik posko tersebut menghadirkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan kekeluargaan yang akan selalu dikenang.

Keterangan foto: Mahasiswa KKN PPM 2026 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi Kelompok 01 bersama ibu pemilik posko saat melaksanakan nyekar dan doa bersama di makam suami ibu pemilik posko di dusun Pekiringan, Banyuwangi.

Penulis/Pewarta: Moh Ziddan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas