Rapatkan Barisan, Warga dan Mahasiswa KKN-PPM Gelar Rapat Kepanitiaan dan Tasyakuran Sambut 17 Agustus

Banyuwangi Semangat menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Dusun Kepundungan, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Pada Selasa (9/8/2026) pukul 19.00–20.00 WIB, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 02 Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) turut hadir dalam rapat persiapan bersama pemuda dan masyarakat Dusun Kepundungan, yang kali ini dirangkai dengan kegiatan tasyakuran sebagai wujud syukur menyambut datangnya bulan kemerdekaan.

Rapat sekaligus tasyakuran tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dusun Kepundungan, Bapak Ahmad Mujahidin, yang akrab disapa Pak Wo Mamat, bersama para pemuda dusun yang turut aktif memberikan usulan dan masukan. Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 02 hadir sebagai bagian dari elemen masyarakat yang turut dilibatkan dalam menyukseskan rangkaian perayaan kemerdekaan di tingkat dusun.

Sebelum memasuki agenda inti rapat, kegiatan diawali dengan tasyakuran yang diisi dengan doa bersama, sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah dirasakan bangsa Indonesia hingga saat ini. Suasana kekeluargaan begitu terasa saat warga, pemuda, dan mahasiswa duduk bersama menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan, sebelum dilanjutkan dengan pembahasan teknis kepanitiaan.
Memasuki agenda rapat, dibahas secara musyawarah susunan kepanitiaan, mulai dari penanggung jawab acara, koordinator perlombaan, hingga pembagian tugas teknis lainnya. Berbagai usulan jenis perlombaan turut mengemuka dalam diskusi, sebagai bagian dari upaya menghadirkan perayaan 17 Agustus yang meriah dan melibatkan seluruh lapisan warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Pak Wo Mamat dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya kekompakan dan pembagian tugas yang jelas agar rangkaian kegiatan lomba dapat berjalan lancar. Ia juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN-PPM yang turut menyumbangkan tenaga dan gagasan dalam mempersiapkan perayaan kemerdekaan tahun ini.

“Alhamdulillah, malam ini kita bisa tasyakuran dulu sebelum rapat, sebagai rasa syukur menyambut bulan kemerdekaan. Ditambah lagi kepanitiaan bisa terbentuk lebih awal, apalagi dibantu adik-adik mahasiswa yang ikut aktif memberi masukan. Semoga dengan persiapan yang matang, lomba 17 Agustus di dusun kita bisa lebih meriah dan kompak seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Pak Wo Mamat.

Rangkaian tasyakuran dan rapat persiapan ini menjadi penanda bahwa semangat gotong royong dan rasa syukur warga Dusun Kepundungan dalam menyambut kemerdekaan terus terjaga, sekaligus menegaskan peran mahasiswa KKN-PPM Kelompok 02 sebagai bagian dari kebersamaan masyarakat dalam mempersiapkan perayaan hari besar bangsa.

Penulis (Raizzakkii)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas