Mahasiswa KKN Perkenalkan Program Kerja dalam Musyawarah Bersama Fatayat dan PKK Dusun Parirejo
BANYUWANGI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi mengadakan pertemuan dan musyawarah bersama anggota Fatayat NU serta Ketua PKK Dusun Parirejo, Desa Parijatah Wetan, pada Selasa, 21 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan, sekaligus memperkenalkan program kerja KKN yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi wadah diskusi antara mahasiswa KKN dengan para pengurus Fatayat dan PKK. Mahasiswa memaparkan sejumlah program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, kemudian membuka ruang diskusi untuk menerima masukan agar program yang dijalankan dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan keluarga di Dusun Parirejo.
Koordinator Kelompok KKN menyampaikan bahwa keterlibatan organisasi masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan program KKN. “Kami berharap program kerja yang kami laksanakan dapat bersinergi dengan kegiatan Fatayat dan PKK. Melalui kerja sama ini, kami ingin memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Dusun Parirejo,” ujarnya.
Ketua PKK Dusun Parirejo menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan mengapresiasi semangat mereka untuk berkolaborasi dengan masyarakat. “Kami sangat terbuka untuk bekerja sama dengan adik-adik KKN. Semoga program yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi warga, terutama dalam bidang pemberdayaan keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Melalui musyawarah ini, mahasiswa KKN memperoleh berbagai saran dan dukungan dari Fatayat NU serta PKK Dusun Parirejo. Hasil diskusi tersebut akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program kerja sehingga kegiatan KKN dapat terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Parijatah Wetan.
Oleh: Tim Parijatah Wetan
