PERESMIAN PROGRAM KERJA KKN UNGGULAN “TUNGKU MINIM ASAP” UNIVERSITAS 17 AGUSTUS (UNTAG)
BANYUWANGI – Peserta KKN-PPM 2026 kelompok 6 Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi menghadiri undangan peresmian Program Kerja unggulan Universitas 17 Agustus (UNTAG). Kelompok 18 Universitas 17 Agustus (UNTAG) meresmikan program kerja unggulan “Tungku Minim Asap” di lokasi penempatan KKN pada Hari Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan yang dihadiri oleh mahasiswa KKN bersama warga setempat dan tokoh masyarakat ini menandai dimulainya aksi nyata untuk mengatasi polusi udara akibat pembakaran biomassa tradisional di rumah tangga.
Dalam rangkaian acara, mahasiswa memperkenalkan teknologi tungku hemat asap yang dirancang untuk mengurangi emisi karbon monoksida dan partikel halus (PM2.5), sekaligus meningkatkan efisiensi pembakaran hingga 40–60 persen. Tujuan program ini mencakup pengurangan risiko penyakit paru-paru, ISPA, dan kanker paru bagi ibu rumah tangga serta anak-anak; penghematan konsumsi bahan bakar; pemberdayaan masyarakat dengan teknologi ramah lingkungan; dan kontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.
KKN Kelompok 18 UNTAG berharap program Tungku Minim Asap dapat menjadi model intervensi kesehatan lingkungan yang berkelanjutan, dengan rencana tindak lanjut berupa monitoring dan evaluasi penggunaan tungku secara berkala, pelatihan pembuatan tungku bagi warga yang berminat, serta pengembangan program turunan “Kampung Sehat Bebas Asap” yang melibatkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.
Dengan sinergi antara mahasiswa, warga, dan pemerintah desa, program ini diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak positif selama masa KKN, tetapi juga menjadi warisan nyata yang terus memberi manfaat bagi generasi mendatang.
Pewarta: Ananda Octaviana Dona Ratu Monica
