Perayaan 17 Agustus: Kecil-Kecilan dengan Suasana Besar-Besaran

Banyuwangi Semarak Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mewarnai Dusun Kepundungan, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Banyuwangi, pada Senin (17/8/2026). Meski digelar secara sederhana, semangat kebersamaan yang terpancar justru terasa begitu besar. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) Kelompok 02 turut ambil bagian bersama pemuda karang taruna dan warga dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan tahun ini.

Kegiatan tersebut diikuti oleh pemuda karang taruna, mahasiswa, serta warga dari berbagai kalangan usia yang tumpah ruah memenuhi lokasi perayaan. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, meski persiapan dilakukan dengan sumber daya yang terbatas, antusiasme warga justru menciptakan suasana yang begitu meriah tawa, sorak-sorai, dan semangat gotong royong terasa di setiap sudut kegiatan.

Rangkaian perlombaan yang telah disusun dalam rapat kepanitiaan sebelumnya pun terlaksana dengan penuh keceriaan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua turut berpartisipasi dalam berbagai jenis lomba yang telah dipersiapkan, menjadikan perayaan ini sebagai ruang kebersamaan lintas generasi. Mahasiswa KKN-PPM turut ambil peran, baik sebagai panitia pelaksana, wasit perlombaan, maupun sekadar meramaikan suasana bersama warga.

Harapan penulis, memberi judul 17 Agsutus ini dengan “kecil-kecilan tapi besar-besaran” ini semoga ini menjadi cerminan bahwa kemeriahan sebuah perayaan tidak selalu diukur dari besarnya anggaran atau kemewahan acara, melainkan dari kekompakan dan kehangatan yang dibangun bersama. Kolaborasi antara pemuda karang taruna, warga, dan mahasiswa menjadi bukti bahwa gotong royong tetap menjadi kekuatan utama masyarakat Dusun Kepundungan dalam merayakan hari kemerdekaan. Perayaan 17 Agustus ini menjadi penanda bahwa kebersamaan sejati tidak memerlukan kemewahan, melainkan lahir dari kesungguhan hati untuk merayakannya bersama menjadikan momentum kemerdekaan sebagai perekat sosial yang semakin mempererat hubungan antara mahasiswa KKN-PPM Kelompok 02 dan masyarakat Dusun Kepundungan.

Penulis (Raizzakkii)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas